Kelompok Tani Wadah Untuk Masyarakat Yang Mandiri

Beberapa waktu yang lalu Dusun Anggalasan telah secara resmi membentuk Kelompok Tani yang langsung dipelopori oleh para pemuda wilayah, Berangkat dari keprihatinan beberapa Pemuda yang merasa bahwa sebagian besar jenis pekerjaan masyarakat Desa adalah bermatapenceharian sebagai Petani namun masih sangat terbatas dalam hal kebutuhan pangan, bahkan hal yang paling ironi ialah bahan sayuran yang harusnya melimpah di daerah sering sekali bahkan adalah hal yang lumrah didatangkan dari pasar kota.

pembentukan kelompok tani HIMMA Tani

Ini adalah tandatanya besar yang harus segera terjawab persoalannya, melihat sumber daya yang melimpah dan peluang yang besar jika dimanfaatkan secara optimal dan cerdas oleh masyarakat Desa. Maka beberapa tokoh pemuda berinisiatif membentuk Kelompok  Tani sebagai wadah untuk menyatukan pemahaman, pengetahuan, juga berbagi ilmu tentang pertanian juga peternakan sekaligus menggaet infestor ataupun  lembaga terkait untuk memberi penyuluhan pemahaman bagaimana cara bertani yang benar dan produktif.

Setelah beberapa saat dilakukan persiapan dan sosialisasi kepada masyarakat maka semuanya sepakat untuk mendirikan Kelompok Tani yang yang langsung berbadan hukum dan sertifikat sebagai salahsatu sarat atau legalitas yang sah, juga untuk melancarkan program bantuan ataupun penyuluhan.Dengan berkordinasi dengan PPL  BPP maka dilaksanakanlah pembentukan Kelompok Tani yang bertempat di MDTA Mathlaul Huda Anggalasan yang dihadiri Oleh 25 calon anggota, kepala  dusun, sebagian tokoh masyarakat, ketua Gapoktan Desa serta PPL BPP Bapak Feri Mahdan yang bertindak langsung sebagai fasilitator pembentukan kelompok.

PPL BPP Bapak Feri Mahdan menerangkan pentingnya membentuk kelompok berbadan hukum untuk memajukan kelompok tani itu sendiri

adapun beberapa poin yang berhasil disepakati adalah sebagai berikut:

  1. Nama kelompok semua sepakat HIMMA Tani yang berarti Himpunan Muda Mudi Anggalasan Tani, yang beralasan meskipun sebagian anggota adalah para orang tua namun diharapkan tetap bersemangat muda
  2. Pembentukan struktur kepengurusan sebagai berikut
  3. Ketua : Engkus Kusnadi
  4. Wakil Ketua : Sapari
  5. Sekretaris : Adam Mufahmi hidayat
  6. Bendahara : Ayi Nugraha
  7. Pengawas : Didi rosadi

Seksi-Seksi

  1. Sie Perkebunan : Sudarman
  2. Sie Tanaman Pangan : Suhaedin
  3. Sie Peternakan : Anwar Nasihin
  4. Sie Perikanan : Karsadi
  5. Sie OPT (Obat Pengendalian tanaman) : Vian Fauzi
  6. Sie Pemasaran : Hendi
  7. Sie Logistik : Ruhimat

Pendanaan disepakati adalah pendaftaran anggota yang masing masing menyetor sebagai modal awal Rp 100.000/ orang serta iuran wajib perbulan yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Setelah pembentukan selesai maka semangat masyarakat bangkit kembali serta midset perlahan berubah bahwa bertani tidak hanya sekedar berbadan kotor dan berkeringat saja melainkan bagaimana membuat menejemen yang baik , dan sadar betapa pentingnya sebuah wadah untuk mewujudkan  meningkatkan tarap ekonomi masyarakat sehingga kerja cerdas dan kerja bersama adalah modal utama.

tokoh pemuda menjelaskan keprihatinannya serta tujuan pembentukan kelompok

About ayi 20 Articles
jangan lakukan kesalahan yang sama karna masih banyak kesalahan lain yang harus kita coba

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan