Sosialisasi Budi Daya Jamur Tiram untuk meingkatkan IPM di Desa Kertarahayu.

Sosialisasi Budi Daya Jamur Tiram di Desa Kertarahayu, Kecamatan Jatiwaras  baru saja terlaksanakan, tepatnya pada hari Minggu (14/01). Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Diniah Anggalasan, yang dilaksanakan oleh Kelompok KKN 55 (Kuliah Kerja Nyata) dan dibantu oleh Pemuda Pemudi Desa Kertarahayu, dengan pemateri yaitu saudari Kapita Listiawati dari Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi.

Kegiatan ini dihadiri oleh  setidaknya 43 masyarakat Desa Kertarahayu Dari empat Kedusunan. Dilatarbelakangi oleh kelompok KKN 55, sebagai daya tarik bagi masyarakat agar dapat menumbuhkan minat masyarakat terutama dalam budi daya jamur tiram.

antusias warga dalam menyimak penjelasan tentang budidaya Jamur

“Dari sekian banyak Mahasiswa KKN yang datang ke sini, yang aktif baru kali ini saja yang berpartisipasi mengenai Sosialisasi Jamur Tiram kepada masyarakat. Pertama kali masyarakat di sini baru dengar, jadi menerima dengan baik sekali.” Ujar Aam normalia selaku masyarakat sekaligus Pegiat Perempauan di di Desa Kertarahayu, beliau mengharapkan agar program ini bisa dikembangkan oleh siapapun masyarakat yang berminat berwira usaha, mengingat prospek dari budidaya jamur itu sendiri sangat menjanjikan dari segi pinansial, bahkan beliau mengharap kalo budidaya jamur ini bisa menjadi ciri khas atau menjadi produk unggulan Desa, yang mana kedepannya semoga ada bantuan untuk permodalan yang bisa di alokasikan dari Dana desa melalui Pemberdayaan Masyarakat.

pemateri sedang menjelaskan tentang tatacara pembuatan budidaya jamur

Sebagaimana kita ketahui bahwa nilai protein dari jamur hampir sama dengan nilai protein daging, sehingga nanti jamur bisa menjadi protein pengganti, mengingat olahan jamur kini mulai marak dipasaran bahkan bisa diolah menjadi produk yang beragam, jadi jelas jika nanti dikembangkan bukan tidak mungkin desa kertarahayu bisa menjadi pemasok jamur untuk Desa desa di sekitarnya.

Kegiatan tersebut disambut dengan baik oleh warga Kertarahayu, Jatiwaras, Tasikmalaya. Mereka menyambutnya dengan antusias, sebagian dari mereka bertanya apa saja yang mereka fikirkan kemudian ditanyakan dalam sosialisasi tersebut.

“Meski begitu, masyarakat mengeluhkan karena kurang pahamnya tentang materi yang disampaikan dengan penjelasan yang dapat dimengerti warga dan dalam prakteknya masyarakat berharap dikondisikan.” ujarnya.

 

sebagian besar audiens adalah para pemuda

Aam menilai bahwa materi tersebut masih kurang dipahami oleh masyarakat karena kurangnya pemahaman tentang apa yang disampaikan, sehingga untuk kedepannya bagi panitia KKN dan pemuda pemudi desa Anggalasan agar dapat mengkondisikannya dengan lebih baik lagi. Terutama nanti dalam prakteknya dilapangan.

 

 

Facebook Comments
About ayi 20 Articles
jangan lakukan kesalahan yang sama karna masih banyak kesalahan lain yang harus kita coba

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan