Peran TPID Kecamatan Jatiwaras Dalam Upaya Pencegahan Stunting

Beragam upaya telah ditempuh untuk tercapainya suatu tujuan dalam pemberantasan terjadinya stunting, Dikecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Desa Sukakerta, kemarin pada tanggal 16 November tahun 2019, TPID kecamatan Jatiwaras bekerjasama

Koordinasi team TPID dengan Ibu-ibu Kader dan pihak Kesehatan Setempat. Doc @Generasirabbani96

dengan ibu-ibu kader serta pihak kesehatan desa Sukakerta mengadakan kegiatan dalam upaya memberantas terjadinya pelambungan stunting didesa Sukakerta, karena satu-satunya desa di kecamatan Jatiwaras yang terjerat stunting bertitik didesa Sukakerta.

 

 

 

 

 

Kegiatan ini tentu saja tidak terlepas dari antusias seorang pembina tingkat I. Drs. H E. Mawardi Yazid selaku camat dikecamatan Jatiwaras

sambutan Camata Jatiwaras Doc @Generasirabbani96

sangat berperan aktif dalam upaya pencegahan terjadinya stunting diwilayah kecamatan Jatiwaras. Dalam acara tersebut beliau juga memaparkan:

 

“ Tiga penyebab terjadinya Stunting pada anak

  1. Asupan Nutrisi Ibu

Penyebab stunting yang pertama dipengaruhi oleh asupan nutrisi ibu hamil. Ibu hamil yang kurang mengonsumsi makanan bergizi seperti asam folat, protein, kalsium, zat besi, dan omega-3 cenderung melahirkan anak dengan kondisi kurang gizi. Kemudian saat lahir, anak tidak mendapat ASI eksklusif dalam jumlah yang cukup dan MPASI dengan gizi yang seimbang ketika berusia 6 bulan ke atas.

  1. Kurangnya Asupan Makanan Sehat dan Bergizi sebagai Makanan Pendamping ASI

 

Pemberian makanan pendamping yang tidak cukup dan kekurangan nutrisi penting di samping asupan kalori murni adalah salah satu penyebab pertumbuhan pada anak terhambat. Anak-anak perlu diberi makanan yang memenuhi persyaratan minimum dalam hal frekuensi

 dan keragaman makanan untuk mencegah kekurangan gizi.

 

  1. Kebersihan Lingkungan

Ada kemungkinan besar hubungan antara pertumbuhan linier anak-anak dan praktik sanitasi rumah tangga. Kontaminasi jumlah besar bakteri fecal coliform oleh anak-anak ketika meletakkan jari-jari kotor atau barang-barang rumah tangga di mulut mengarah ke infeksi usus. Kondisi ini memengaruhi status gizi anak dengan cara mengurangi nafsu makan, mengurangi penyerapan nutrisi, dan meningkatkan kehilangan nutrisi .

 

peserta kegiatan penyuluhan stunting Doc @Generasirabbani96

 

Penyakit-penyakit yang berulang seperti diare dan infeksi cacing usus (helminthiasis) yang keduanya terkait dengan sanitasi yang buruk telah terbukti berkontribusi terhadap terhambatnya petumbuhan anak ”.

Ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan didesa Sukakerta kemarin.

 

Bersambung ….

Facebook Comments
About generasirabbani 46 Articles
ulum mauludin, Cibangkong. Kp. cicariu Desa Kertarahayu

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan